<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: RTH Jakarta Diserobot Pemilik Modal !!</title>
	<atom:link href="http://klinjakarta2006.wordpress.com/2007/10/23/jakartaku-tidak-terbuka-dan-hijau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://klinjakarta2006.wordpress.com/2007/10/23/jakartaku-tidak-terbuka-dan-hijau/</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Jul 2008 00:10:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Yet Kahar</title>
		<link>http://klinjakarta2006.wordpress.com/2007/10/23/jakartaku-tidak-terbuka-dan-hijau/#comment-4</link>
		<dc:creator>Yet Kahar</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Oct 2007 09:58:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klinjakarta2006.wordpress.com/2007/10/23/jakartaku-tidak-terbuka-dan-hijau/#comment-4</guid>
		<description>Bila pemerintah Indonesia yang telah ikut meratifikasi program MDGs yang salah satu tujuannya menjaga kelestarian lingkungan tidak dapat memberkan sangsi utk penyerobot lingkungan ini itu artinya penandatanganan kesepakatan dunia yang dilakukan adalah hanya sekedar ikut ikutan dan hanya pamer saja ,maka kita sebagai pemerhati lingkungan mari bersama sama menanya hati nurani mererka dan kalau dapat kita doakan bersama sama supaya ada ganjaran yang mereka terima karena telah membohongi orang banyak dan tidak amanah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bila pemerintah Indonesia yang telah ikut meratifikasi program MDGs yang salah satu tujuannya menjaga kelestarian lingkungan tidak dapat memberkan sangsi utk penyerobot lingkungan ini itu artinya penandatanganan kesepakatan dunia yang dilakukan adalah hanya sekedar ikut ikutan dan hanya pamer saja ,maka kita sebagai pemerhati lingkungan mari bersama sama menanya hati nurani mererka dan kalau dapat kita doakan bersama sama supaya ada ganjaran yang mereka terima karena telah membohongi orang banyak dan tidak amanah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ning Purnomohadi</title>
		<link>http://klinjakarta2006.wordpress.com/2007/10/23/jakartaku-tidak-terbuka-dan-hijau/#comment-3</link>
		<dc:creator>Ning Purnomohadi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Oct 2007 14:26:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://klinjakarta2006.wordpress.com/2007/10/23/jakartaku-tidak-terbuka-dan-hijau/#comment-3</guid>
		<description>Dh, perkenankan saya menambahkan, bahwa waktu Taman Ria Remaja (TRR) Senayan yang menjadi bagian dari sistem tata air (drainase dan daur ulang air mesin pendingin udara sekaligus upaya penurunan suhu di sekitar TRR akibat relatif banyak ditanamnya pohon pelindung) proyek Gedung MPR/DPR, di rombak semena-mena tanpa menghargai perencanaan tapak yang dibuat secara komprehensif dengan komplek kawasan kantor parlemen RI, dan akhirnya kita saksikan bersama betapa amburadulnya pembangunan sarana entertainment di sana, juga merupakan RTH yang telah &#039;diperkosa&#039; oleh mereka yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB&#039; yang tanpa peri-kemanusiaan telah merusak.
lingkungan yang semula merupakan taman rekreasi aktif (dan gratis) bagi penduduk kota, khususnya para remaja untuk bis amenikmati suasana menyejukkan yang timbul sebagai dampak negatif perencanaan arsitektur lansekap yang telah dilaksanakan berdasarkan konsep &#039;urban landscape design&#039;.  Sebagai orang (arsitek lansekap) yang terlibat langsung vandalisme semacam ini SANGAT MENYAKITKAN HATI, betapa pepohonan yang ditumbuhkan oleh YM Kuasa diteab begitu saja, hingga kawasan tsb menjadi gersang dan kering kerontang menambah degradasi lingkungan yang semakin buruk.
Pepohonan itu ditanam antara tahun 1968-1990 melalui tata hijau yang perlu pemikiran matang baik dalam perletakan titik tanam maupun jenis-jenisnya yang harus kami datangkan khusus dari nursery Kebun Raya Bogor (tentu dengan berbagai persiapan pembibitan sebelumnya), tentu juga membutuhkan biaya yang tak terhingga, baik secara konstruktif maupun penataan pernagkat lunaknya (soft materials).  Janji semula pengembang tidak akan menebang pohon yang telah tumbuh sehat dan optimal, namun hanya membuka semap/perdu yang ada tetapi pada kenyataannya dengan rakusnya mereka akhirnya toch membabat pohon-2 rindang dan pelindung lingkungan di sekitar kawasan tsb dan kota Jakarta khususnya.  
Sayangnya hal ini berulang-ulang dilakukan baik legal maupun tidak, bahkan dengan argumentasi DEMI KEPENTINGAN UMUM, namun menurut saya kalau kasus perobahan peruntukan TRR tsb adalah hanya berdasar pada keuntungan ekonomis semata, tanpa mempertimbangkan keseimbangan lingkungan alam&#039;buatan&#039;yang telahsusah payah direncana, dirancang dan dilaksanakan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dh, perkenankan saya menambahkan, bahwa waktu Taman Ria Remaja (TRR) Senayan yang menjadi bagian dari sistem tata air (drainase dan daur ulang air mesin pendingin udara sekaligus upaya penurunan suhu di sekitar TRR akibat relatif banyak ditanamnya pohon pelindung) proyek Gedung MPR/DPR, di rombak semena-mena tanpa menghargai perencanaan tapak yang dibuat secara komprehensif dengan komplek kawasan kantor parlemen RI, dan akhirnya kita saksikan bersama betapa amburadulnya pembangunan sarana entertainment di sana, juga merupakan RTH yang telah &#8216;diperkosa&#8217; oleh mereka yang TIDAK BERTANGGUNG JAWAB&#8217; yang tanpa peri-kemanusiaan telah merusak.<br />
lingkungan yang semula merupakan taman rekreasi aktif (dan gratis) bagi penduduk kota, khususnya para remaja untuk bis amenikmati suasana menyejukkan yang timbul sebagai dampak negatif perencanaan arsitektur lansekap yang telah dilaksanakan berdasarkan konsep &#8216;urban landscape design&#8217;.  Sebagai orang (arsitek lansekap) yang terlibat langsung vandalisme semacam ini SANGAT MENYAKITKAN HATI, betapa pepohonan yang ditumbuhkan oleh YM Kuasa diteab begitu saja, hingga kawasan tsb menjadi gersang dan kering kerontang menambah degradasi lingkungan yang semakin buruk.<br />
Pepohonan itu ditanam antara tahun 1968-1990 melalui tata hijau yang perlu pemikiran matang baik dalam perletakan titik tanam maupun jenis-jenisnya yang harus kami datangkan khusus dari nursery Kebun Raya Bogor (tentu dengan berbagai persiapan pembibitan sebelumnya), tentu juga membutuhkan biaya yang tak terhingga, baik secara konstruktif maupun penataan pernagkat lunaknya (soft materials).  Janji semula pengembang tidak akan menebang pohon yang telah tumbuh sehat dan optimal, namun hanya membuka semap/perdu yang ada tetapi pada kenyataannya dengan rakusnya mereka akhirnya toch membabat pohon-2 rindang dan pelindung lingkungan di sekitar kawasan tsb dan kota Jakarta khususnya.<br />
Sayangnya hal ini berulang-ulang dilakukan baik legal maupun tidak, bahkan dengan argumentasi DEMI KEPENTINGAN UMUM, namun menurut saya kalau kasus perobahan peruntukan TRR tsb adalah hanya berdasar pada keuntungan ekonomis semata, tanpa mempertimbangkan keseimbangan lingkungan alam&#8217;buatan&#8217;yang telahsusah payah direncana, dirancang dan dilaksanakan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
